Review Lengkap Honda ADV 150, full Galery Foto Lengkap

Review Lengkap Honda ADV 150, full Galery Foto Lengkap

Afrika Setya Budi
Wednesday, July 31, 2019


Honda ADV 150 yang meluncur pertama kali di Indonesia pada ajang GIIAS 2019, membuka segmen baru di kelas skutik semi dual purpose berkubikasi 150 cc. Motor ini masuk kelas skuter bongsor sama seperti Honda PCX 150 dengan dek yang tidak rata. Ya memang secara tampilan ADV 150 bisa dibilang ekstrak dari kakaknya skutik adventure Honda X-ADV yang harganya selangit itu cak.

Meski mengadopsi skema yang serupa namun tetap berbeda. Pada ADV 150 dibuat lebih kompak. Dari bagian tengah ke belakang, ADV 150 desainnya kokoh dan punya karakter petualang. Tangki berada di dek tengah, jok model bertingkat, behel tanduk, lampu belakang dan sein terpisah, serta spakbor model gantung. Langsung saja di bawah ini sepesifikasi dan sedikit review dari Honda ADV 150 cak.


1. Dimensi
Dimensi ADV 150 memiliki panjang 1.950 mm, lebar 763 mm dan panjang 1.153 mm. Jarak sumbu roda 1324 mm, tinggi jok 795 mm dan jarak terendah dari tanah ground clereance 165 mm. Berat kosong 132 kg (tipe CBS) sedangkan 133 kg (ABS).

2. Suspensi dan rem
Jarak terendah dari tanah 165 mm membuat proporsi motor dapat melintasi berbagai kondisi jalan. Suspensi depan teleskopik long travel dipadu suspensi belakang kembar dengan tambahan sub tank besutan Showa. Pengereman didukung cakram bergelombang diameter 240 mm pada roda depan dan 220 mm pada roda belakang. Khusus untuk tipe ABS-ISS sudah bekali ABS satu channel di bagian depan.

3. Pelek Belang
Honda ADV 150 menggunakan ban tipe semi dual purpose. Ban depan berukuran 110/80 lingkar 14 inci, sementara di belakang 130/70 lingkar 13 inci didukung pelek bergaya palang alias casting wheel. Kazuya Minowa, Honda R & D Southeast Asia sekaligus pemimpin proyek ADV 150, mengatakan, pemilihan ban belakang supaya ban belakang mendapat traksi lebih baik saat dipakai di konsisi jalan kurang baik. "Dengan pelek 13 inci di belakang kita bisa dapat luas permukaan ban yang lebih besar. Sehingga karena 'dagingnya' lebih banyak, saat melalui jalan tidak rata membuat pengendara lebih nyaman," kata Kazuya.

4. Windscreen
Pelindung angin dapat diatur dua tingkat sesuai keinginan pengendara. Pola pengoperasiannya masih manual, beda dengan Honda Forza yang sudah elektrikal. Adjustable Windscreen ini merupakan yang pertama kali hadir di skutik 150cc.

5. Pencahayaan
Untuk sistem pencahayaan dari Honda ADV 150 sudah pakai teknologi full LED baik di lampu depan belakang hingga sein. Menariknya lagi cak, lampu depan juga dilengkapi lampu DRL atau Daytime Running Light.

6. Speedometer
Untuk speedometernyan sendiri sudah menggunakan full panel digital, layar negative display dengan bentuk yang agak memanjang. Ada kemiripan dengan kakanya X-ADV 750. Layar utama ADV150 terdiri dari petunjuk kecepatan, petunjuk bensin, indikator penggantian oli mesin, jam/tanggal, odo/tripmeter, konsumsi rata-rata BBM, temperatur udara, voltmeter, serta konsumsi BBM secara real time.

7. Mesin dan rangka
ADV 150 mengusung mesin 150 cc 4-langkah, SOHC, eSP, dengan Idling Stop System. Sistem suplai bahan bakar injeksi. Diameter x langkah yaitu 57,3 x 57,9 mm dengan rasio kompresi 10,6 : 1. Menghasilkan 10,7 kW pada 8.500 rpm dan torsi 13,8 Nm pada 6.500 rpm. Kayuza juga mengungkapkan "Mesin ini mengambil basis dari PCX 150, namun oleh kami diubah agar bisa mendapat torsi lebih kuat di bagian bawah dan tengah," ungkapnya

Selain mesin, ADV 150 juga mengambil basis rangka PCX 150. Butuh penyesuaian jika ingin menampilkan karakter petualang dari semula skutik perkotaan. "Karena kami tetap mengusung frame yang sama dengan PCX, untuk mendapat suspensi maksimal yang paling baik setelah beberapa kali percobaan hanya didapatkan dengan ban belang depan 14 inci dan belakang 13 inci," katanya.

Untuk pilihan warnyanya ini cak!

Spesifikasi Honda ADV 150:
- Tipe Mesin: 4
– Langkah, SOHC, eSP, Idling Stop System
- Sistem Suplai Bahan Bakar: PGM – FI ( Programmed Fuel Injection ) - Diameter X Langkah: 57,3 x 57,9 mm
- Tipe Tranmisi: Otomatis, V-Matic - Rasio Kompresi: 10,6 : 1
- Daya Maksimum: 10,7 kW ( 14,5 PS ) / 8.500 rpm
- Torsi Maksimum: 13,8 Nm ( 1,34 kgf.m ) / 6.500 rpm
- Tipe Starter: Elektrik
- Tipe Kopling: Automatic Centrifugal Clutch Dry Type
- Tipe Rangka: Double Cradle
- Tipe Suspensi Depan: Telescopic
- Tipe Suspensi Belakang: Twin Subtank Rear Suspension
- Ukuran Ban Depan: 110/80 – 14 M/C Tubeless
- Ukuran Ban Belakang: 130/70 – 13 M/C Tubeless
- Rem Depan: Hydraulic Disc
- Rem Belakang: Hydraulic Disc
- Sistem Pengereman: Triple Pot Hydraulic, CBS (untuk tipe CBS ), Anti
– Lock Braking System (untuk tipe ABS)
- Panjang X Lebar X Tinggi: 1.950 x 763 x 1.153 mm
- Tinggi Tempat Duduk: 795 mm
- Jarak Sumbu Roda: 1.324 mm
- Jarak Terendah Ke Tanah: 165 mm -
Curb Weight: 132 kg ( Tipe CBS ), 133 kg ( Tipe CBS – ISS )
- Kapasitas Tangki Bahan Bakar: 8 L
- Kapasitas Minyak Pelumas: 0,8 L ( Penggantian Periodik )
- Tipe Baterai Atau Aki: MF 12 V – 5 Ah
- Sistem Pengapian: Full Transisterized
- Tipe Busi: NGK MR8K-9

Untuk gambar lebih detail silahkan simak di bawah ini cak.