Honda Vario Goes To Campus Bersama MPM Dan Komunitas Honda Surabaya

Honda Vario Goes To Campus Bersama MPM Dan Komunitas Honda Surabaya

Afrika Setya Budi
Monday, June 17, 2019



Ok cak,apa kabar semua? Kali ini Honda Vario jalan-jalan ke kampus cak, tapi bukan jalan sendiri lho. Tetapi maksud saya, PT. Mitra Pinasthika Mulia (MPM) distributor sepeda motor wilayah Jatim dan NTT mengadakan acara yang bertajuk Vario Goes To Kampus cak. Uniknya acara tersebut diadakan tak hanya satu tempat, tetapi di 2 kota di Jawa Timur, yaitu diselenggarakan di Surabaya dan Malang dan diadakan dua haru pada tanggal 15 dan 16 Juni 2019. Kegiatan tersebut di ikuti sebanyak 100 peserta yang merupakan mahasiswa dan juga anggota komunitas Honda mengikuti kegiatan tersebut.



Untuk di Surabaya, acara vario goes to campus di adakan di Rolag Cafe Surabaya. Sebanyak 70 peserta yang mengikuti kegiatan ini berasal dari Mahasiswa dari beberapa universitas di Surabaya dan komunitas Honda Vario Surabaya serta komunitas matic yang lainnya yang tergabung dalam Paguyuban Surabaya Honda Community.

Pada kegiatan itu juga diadakan test ride Honda Vario 150 serta rolling city dengan start dari MPM Surabaya menuju tempat acara. Dengan diadakannya test ride kali ini, peserta diajak untuk merasakan keunggulan dari Honda Vario 150. Tak hanya bersenang-senang dengan keunggulan dari Honda Vario cak, karena bertepatan dengan hari anti narkoba, disampaikan juga talkshow oleh Drs. Moch Satriyono Kasi Pencegahan Bidang P2M BNN Prov Jawa Timur.



Community development MPM Fariz Hadi Wibowo mengatakan pada kegiatan kali ini pihak MPM mengenalkan fitur dan teknologi All New Honda vario 150 maupun 125 yang sesuai dengan karakter motor tersebut kepada mahasiswa dan komunitas Honda Matic sebagai salah satu segmen anak muda.



Last..
Para peserta sangat menikmati kegiatan dari acara ini, pada ending acara tersebut, disampaikan juga kampanye safety riding yang disampaikan oleh Safety Riding Promotion. Sangat disayangkan saya hanya bisa bercerita acara di Surabaya dan tidak bisa meliput kegiatan di kota Malang.