Cara Aman Tidak Kena Tilang Saat Razia Polisi

Cara Aman Tidak Kena Tilang Saat Razia Polisi

Afrika Setya Budi
Saturday, November 24, 2018

Entah kenapa jika ada razia polisi dijalan perasaan was-was selalu ada. Ya, razia polisi memang menjadi momok menakutkan bagi banyak orang. Apakah sobat juga? Tenang sob, kita bisa kok menerapkan trik-trik untuk menghindari razia semacam ini.

Trik kali ini merupakan trik psikologi, berarti melakukan berbagai cara untuk memanipulasi dan mempengaruhi pikiran polisi agar yang tadinya berniat menilang sobat, akhirnya justru mengabaikan sobat. Sebagai contohnya saya sendiri dulu sebagai pekerja marketing, yang setiap hari bekerja di atas motor. Memang posisi saya selalu lengkap, jadi tidak pernah kena tilang. Tetapi prosentase di berhentikan dijalan saat ada razia polisi menurut saya hampir 30%. Sering di biarkan lolos begitu saja.

Ada dua trik dari saya yang harus sobat lakukan. Trik pertama adalah persiapan, yang berarti trik ini harus sobat lakukan di rumah. Yang kedua adalah antisipasi, dimana sobat harus melakukannya saat berkendara.

Persiapan

Poin paling penting adalah persiapan yang matang. Mari kita berpikir logis. Apa sih sebenarnya motivasi polisi saat merazia pengendara di jalan? Jawabannya adalah melaksanakan tugas demi terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, dan bebas kecelakaan.

Dalam tahap persiapan, yang harus sobat lakukan adalah mengeksplorasi ketiga hal di atas, yaitu aman, tertib, dan bebas kecelakaan. Mari kita kubas bersama :

Aman. Dalam berkendara, sangat penting untuk berkendara layaknya seorang pengendara. Apa maksudnya? Lengkapi dirimu dengan helm, masker, jaket, kaos tangan, sepatu, dan rompi bila perlu. Hal sederhana seperti ini akan membuatmu terkesan sebagai pengendara yang baik di mata polisi. Ibarat makanan yang mebuat menarik adalah bungkusannya.

Tertib. Polisi selalu menghargai pengendara yang tertib. Karena itu, jangan pernah lupa membawa surat-surat kendaraan (meskipun habis masa aktifnya). Dan ini yang penting, jangan ragu untuk membungkus plat nopol-mu dengan cover yang baik. Sederhana bukan, tapi hal ini sangat diapresiasi polisi. Seolah-olah dimata polisi adalah pengendara yang teladan.

Bebas kecelakaan. Ini yang sering dilupakan. Haya karena ingin terlihat keren, banyak orang memodifikasi kendaraannya sedemikian rupa hingga melupakan faktor keselamatan. Kalau kamu ingin diabaikan polisi di jalan, jangan pernah laukan hal ini, meskipun hanya sekadar melepas kaca spion.

Antisipasi

Untuk poin kedua, setelah persiapan selesai, sekarang saatnya berkendara. Ingat, selain pergi ke tempat yang ingin sobat tuju, sobat berkendara juga karena tidak ingin dirazia polisi. Karena itu, ada enam hal yang harus diperhatikan antara lain; sikap, perilaku, cara berkendara, jalur alternatif, menghormati polisi, dan waktu razia.

Sikap. Sikap kita saat di jalan merupakan penentu nasib kita. Saat berkendara, pastikan dirimu terlihat santai tapi penuh konsentrasi. Selalu lihat ke arah depan, jangan celingukan. Pastikan kedua tanganmu memegang stang, jangan menaruh tangan kiri ke paha atau saku. Percayalah, dua hal sepele ini sangat mempengaruhi polisi untuk menghentikanmu atau tidak.

Perilaku. Banyak perilaku negatif yang membuat pengendara di razia polisi. Salah satunya adalah ngobrol sambil berkendara. Selain itu, berkendara sambil memainkan smartphone juga berpotensi dicegat polisi secara paksa, serta sangat membahayakan pengendara lainya. Jadi, kalau kamu ingin perjalananmu bebas razia, hindari kedua hal itu.

Cara berkendara. Ada kalanya polisi bersembunyi saat ingin merazia. Karena itu, berkendara dengan baik menjadi sangat penting. Apapun alasannya, jangan pernah ngebut, jangan berkendara secara zig-zag , pastikan lampu utama menyala, dan hidupkan lampu sein ketika kamu ingin belok atau menyalip. Cara berkendara seperti ini sangat berpengaruh bagi keselamatan kita dan pengendara lain sob.

Jalur alternatif. Semua jalan pasti mempunyai jalur alternatif. Karena itu,prioritaskan jalur alternatif ketika sobat ingin pergi ke suatu tempat, apalagi kalau sobat tahu jalur utama di daerahmu terlalu sering ada razia polisi. Jalur alternatif tidak selalu lebih mulus dan dekat, tapi selalu bebas polisi pastinya.

Hormati polisi. Razia polisi tidak selalu bisa dihindari. Jadi, kamu harus tenang saat tahu di depan ada polisi di pinggir jalan. Ketika hal seperti itu terjadi, langkah terbaik agar bebas dari razia adalah: menghidupkan lampu sein kanan, berkendara lebih ke tengah, menghidupkan klakson, dan senyum pada salah satu polisi. Perilaku ini sangat pas dilakukan, yang penting jangan ada rasa grogi dan cangung ya sob.

Waktu razia. Selain razia besar-besaran seperti operasi zebra atau semacamnya, polisi cenderung melakukan razia pada jam-jam tanggung. Jadi perhatikan hal ini, tugas utama polisi antara jam 06:00 – 08:00 adalah mengatur lalu lintas, dan jam 16:00 ke atas biasanya mereka sudah tidak bertugas lagi. Dengan kata lain, waktu paling rawan terkena razia adalah antara jam 08:00 – 16:00. Maka, sebisa mungkin sobat berkendara di luar jam-jam itu. Tapi kalau tidak memungkinkan, berarti sobat harus memaksimalkan trik sikap, perilaku, cara berkendara, jalur alternatif, dan menghormati polisi di atas ya.

Kunci utama jangan grogi saat ada razia, jika di berhentikan carilah tempat berhenti di sekrumunan orang yang ramai, berperilakulah sibuk (buka jok motor, dompet) jangan langsung mengasihkan surat kepolisi, tunggu beberapa menit, jika polisi lena tinggal naik motor dengan sikap yang baik dan jalan hati-hati. Perilaku seperti ini sering saya lakukan saat razia dan hasilnya juka ok sob.

Semoga informasi ini bisa bermanfaat. Silahkan berkomentar kalau sobat ingin menanggapi, dan jangan lupa share kepada orang-orang terdekat agar aman saat ada razia polisi. Ssst.. tapi ingat, jangan beritahu teman atau saudaramu yang kebetulan seorang polisi ya!