Yamaha R25 My 2019, Pertama Rilis Di Indonesia Merupakan Barometer Pasar Otomotif Dunia

Yamaha R25 My 2019, Pertama Rilis Di Indonesia Merupakan Barometer Pasar Otomotif Dunia

Afrika Setya Budi
Friday, October 12, 2018


Kamis kemarin dunia otomotif digemparkan oleh Yamaha dengan memperkenalkan Yamaha R25 Facelift atau YZF-R25. Hari Kamis 11 Oktober 2019 merupakan hari bersejarah bagi Yamaha karena acara Global Launching Yamaha New YZF-R25 tepatnya di daerah Kemayoran Jakarta, merupakan pertama kalinya Yamaha New R25 diperkenalkan ke seluruh dunia.
Yang paling menakjubkan dari peluncuran YZF-R25 ini selain untuk pasar domestik, Yamaha R25 baru yang diproduksi Indonesia juga untuk memenuhi pasar otomotif di Asia, Amerika, hingga Eropa. Keren sob, jadi bisa dibilang acara pengenalan kemarin sebagai barometer YZF-R25 di dunia. Selain itu Yamaha mengklaim, motor sport fairing R25 ini lebih sporty dengan 'DNA R series'.

Apa saja pembaharuan pada Yamaha R25 2019 ini?


Berawal dari gosip, telusuran banyak awak media dalam dan luar negeri, sampai kepada bocornya desain patent pada lembaga patent Eropa. Berikut wujud asli dari Yamaha New R25 yang kabarnya akan dijual secepatnya oleh PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.

Ubahan paling mencolok di bagian depan. Ada lubang yang akrab disapa 'ram air duct'. Lubang tersebut diapit dua lampu utama mirip R15 dan terinspirasi moge R1. Menurut pandangan saya sob, lubang yang berada ditengah itu berfungsi namun bukan sebagai Ram Air ke box filter Throttle Body, melainkan berfungsi sebagai Air Duct yang mengalirkan udara segar dari depan menuju ke radiator atau cooler.


Dalam brosur yang disebar pihak Yamaha, R25 baru memiliki dimensi panjang 2.090 mm, lebar 730 mm, tinggi 1.140 mm, dan jarak antar sumbu roda 1.380mm. Motor ini mempunyai bobot mencapai 166 kg (non ABS) dan 169 kg (ABS).




R25 menggunakan rangka tipe diamond yang kemudian dikaitkan dengan suspensi up side down. Komponen ini diklaim mampu meningkatkan kestabilan motor saat diajak melaju dengan kecepatan tinggi dan bermanuver. Pada bagian belakang sudah tidak asing lagi karena memang tidak ada perubahan berarti ketimbang R25 generasi pertama.




Knalpot, Swing arm, footpeg boncenger, bentuk buntut dan tail light juga seperti tidak ada perubahan. Termasuk juga bentuk jok depan belakang yang model split seat.Spion juga tidak ada perubahan bentuk / model dari R25 lawas. Hanya saja posisinya diubah menyesuaikan desain fairing terbaru dari generasi kedua ini.

Pesaing Honda CBR250RR dan Kawasaki Ninja 250 ini menggunakan ban depan ukuran 110/70-17 dan 140/70-17 di bagian belakang. Masing-masing roda dilengkapi disc brake. Dengan menggunakan pelek beepalang Y yang khas motor sport menambah tampilan New Yamaha R25 My 2019 semakin keren sob. 



Yamaha masih mempertahankan mesin DOHC lawas, yakni 250 cc dua silinder empat langkah berpendingin cairan. Di atas kertas, tenaga mesinnya mencapai 35,5 daya kuda pada RPM 12.000 dengan torsi 22,6 Nm di RPM 10.000.

Berikut data teknis dari spesifikasi mesin Yamaha R25 My 2019.

  • Mesin: DOHC 4 langkah berpendingin cairan
  • Jumlah silinder: 2
  • Volume slinder: 249,6cc
  • Diameter x langkah: 60,0x 44,1 mm
  • Perbandingan kompresi: 11,6: 1
  • Daya maksimum: 26,5 kW (36 Ps)
  • Torsi maksimum: 22,6 nm
  • Sistem starter: elektrik starter
  • Sistem bahan bakar: fuel injection
  • Tipe kopling: basah, kopling manual
  • Tipe transmisi: 6 percepatan
  • Kapasitas tangki bensin: 14 liter


Ubahan paling keren menurut saya terletak pada speedometernya sob. Sudah Full LED digital sob. Dengan notifikasi yang sangat komunikatif menggunakan layar TFT yang tetap jelas di bawah terik sinar matahari dan jelas di malam hari.

Untuk pilihan warnanya sendiri tersedia 3 pilihan yakni biru, hitam dan merah doff. Setang kemudi posisinya sudah under yoke dengan ketinggian yang tidak terlalu rendah. Desain/model dari segitiga atas.sudah serupa dengan R1 M ataupun R6 generasi terakhir dengan hadirnya lubang-lubang yang mengesankan bobot ringan.




R25 baru bisa dibawa pulang dengan mengeluarkan mahar sejumlah Rp58,6 juta sampai Rp58,950 juta on-the-road Jabodetabek.