Kawasaki Ninja ZX-6R 2019 baru akan diumumkan pada 11 Oktober 2018

Kawasaki Ninja ZX-6R 2019 baru akan diumumkan pada 11 Oktober 2018

Afrika Setya Budi
Wednesday, August 22, 2018




Kawasaki tak mau kalah dalam kelas segmen motor seport, kemarin baru terdengar akan marilis Kawasaki Ninja H2 2019 dan untuk saat ini kabar pembaruan Kawasaki ZX-6R akan datang untuk tahun 2019. Kami juga dapat mengkonfirmasi Kawasaki Ninja ZX-6R 2019 baru akan diumumkan pada 11 Oktober, yang kebetulan menjadi hari media pertama di acara AIMExpo 2018 di Amerika Serikat.

Informasi mengenai pembaharuan 2019 ini melalui model yang dikirimkan oleh Kawasaki ke Badan Keamanan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional A.S. Dokumen terbaru di dapat pada tanggal 1 Agustus kemarin,dan kabar serupa juga pernah beredar pada 24 Mei 2018. Dokumen tersebut berisi informasi perubahan yang dilakukan untuk Ninja ZX-6R. Dokumen itu menegaskan ZX-6R akan terus didukung oleh mesin empat silinder 636cc, tetapi powernya menurun dari versi lama memiliki power, 129,3 hp menjadi 127,4 hp. Lho, kok malah menurun cak?  Ternyata faktor utama dari regulasi emisi gas buang jadi alasan dropnya power Kawasaki Ninja ZX-6R.



Konfirmasi lebih lanjut datang melalui California Air Resources Board yang telah mensertifikasi Ninja ZX-6R untuk 2019. Menurut perintah eksekutif CARB, 2019 ZX-6R harus punya catalytic converter khusus yang bisa support dengan Euro4. Kawasaki Ninja ZX-6R model saat ini
menggunakan katalis oksidasi. Katalis tiga-arah baru dan sensor oksigen yang dipanaskan membantu 2019 ZX-6R mengeluarkan lebih sedikit emisi buang. Jadi ramah lingkungan ya.

Buat yang masih bingung, catalytic converter adalah semacam 'saringan' di knalpot yang bisa mengurangi kadar gas berbahaya pada kendaraan. Karena adanya catalytic converter ini pula yang bikin gas buang kurang bisa 'plong' dan efeknya power jadi enggak maksimal.

Akibatnya, emisi gas buang untuk model 2019 lebih rendah daripada 2018, dengan emisi hidrokarbon (HC) turun menjadi 0,2 g / km dari 0,3 g / km. Level HC + NOx (hidrokarbon plus nitrogen oksida) juga menurun dari 0,4 g / km menjadi 0,2 g / km, sementara emisi karbon monoksida (CO) naik dari 2 g / km menjadi 1 g / km.



Perubahan pada Kawasaki Ninja ZX-6R selain menurunnya power akibat emisi gas buang juga terdapat pada layar sepeedometer TFT yang memungkinkan menyerupai ZX-10R atau H2.

Di segmen superbike 600 cc Honda dilaporkan menyerah untuk menawarkan CBR600RR di Eropa, di mana tidak memenuhi persyaratan Euro 4, dan Triumph diam-diam mengucapkan selamat tinggal pada Daytona 675 (sambil bermain malu-malu tentang apakah mesin 675cc Street Triple yang akan disuguhkan dalam ajang balap Moto2 akan memberikan kekuatan Daytona baru). Yamaha terus mendukung YZF-R6, yang telah memperbaruinya di tahun 2017, dan sekarang sepertinya akan bergabung dengan Kawasaki Ninja ZX-6R baru.